Investasi Online Melalui P2P Lending : Solusi Menghadapi Pandemi

Investasi online P2P lending

Investasi online P2P lending

Anda percaya tidak bahwa investasi online saat ini merupakan salah satu hal yang menguntungkan di saat terjadi pandemi. Tentu saja investasi online yang dilakukan bukan sehari dua hari dijalani melainkan sudah dalam jangka waktu yang lama.

Namun jika Anda baru mengetahui investasi online saat ini maka belumlah terlambat untuk mempelajari dan menjalaninya. Lebih baik terlambat daripada sama sekali tidak mengetahui apa manfaat dari investasi online.

Seperti yang kita ketahui bersama pandemi banyak melemahkan beberapa sektor perekonomian. Sebut saja sektor transportasi pada awal pandemi ketika diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) banyak yang mengurangi jadwal keberangkatan baik itu transportasi darat, laut dan udara.

Sebagai dampaknya, beberapa karyawan yang bekerja di ketiga bidang transportasi tersebut sebagian dirumahkan bahkan sampai mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Bukan hanya sektor jasa transportasi yang mengalami dampak negatif pandemi, beberapa sektor usaha lain mengalami penurunan omzet akibat daya beli masyarakat menurun drastis.

Sebagian masyarakat yang kehilangan pekerjaan mulai menjual aset-aset berharga mereka demi bertahan hidup di tengah pandemi yang belum tahu kapan berakhir.

Adapun aset berharga yang terpaksa diuangkan tersebut antara lain:

Tabungan berupa Uang Tunai

Pada umumnya tabungan merupakan aset termudah untuk digunakan yang dimiliki seseorang ketika berada dalam masa sulit. Selain mudah diambil dan dapat sewaktu-waktu, tabungan berupa uang tunai dapat dipakai seketika itu juga ketika seseorang membutuhkan.

Namun tabungan berupa uang tunai jika tidak bijak dalam penggunaannya akan cepat habis dan tak bersisa apalagi jika seseorang tidak memutarnya untuk kepentingan usaha misalnya.

Perhiasan maupun Logam Mulia

Perhiasan atau logam mulia yang dimiliki seseorang mungkin nilai jualnya akan sangat tinggi dibanding uang tunai yang ada di tabungan kita namun butuh waktu untuk menjual perhiasan atau logam mulia tersebut. Karena sebaiknya sebelum menjual perhiasan atau logam mulia kita harus tahu harga pasarannya agar tidak menjualnya di bawah harga pasaran yang akan mengakibatkan kerugian bagi kita sendiri.

Kendaraan Pribadi

Dampak pandemi yang mengakibatkan seseorang terpaksa kehilangan pekerjaan akan membuat berpikir bagaimana mencari uang tunai dan salah satunya dengan menjual kendaraan pribadi. Perlu diingat bahwa harga jual kendaraan bermotor akan menurun dari tahun ke tahun dan tentu saja menjualnya bisa memakan waktu yang tidak sebentar.

Kita harus menemukan calon pembeli yang berkenan dengan harga kendaraan bermotor yang kita tawarkan dan tentu saja amanah ya. Jangan sampai menemukan pembeli sifatnya hanya PHP alias pemberi harapan palsu sementara kita sangat membutuhkan uang tunai dari penjualan kendaraan tersebut.

  1. Kartu Kredit

Tidak semua orang memiliki kartu kredit karena pengajuannya pun tidak mudah dimana ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi seperti slip gaji dari perusahaannya bekerja, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan beberapa persyaratan lainnya.

Memang tidak dipungkiri bahwa keberadaan kartu kredit sedikit banyak membantu seseorang dalam mengatur keuangan pribadinya. Di masa pandemi ini, keberadaan kartu kredit dapat membantu seseorang yang terkena imbas dalam pekerjaannya.

Namun perlu diingat bahwa kita harus bijak dalam menggunakan kartu kredit karena setiap bulan ada bunga yang muncul akibat dari tidak terpenuhinya pembayaran tagihan secara penuh.

 

Investasi Online Sebagai Langkah Awal Mengantisipasi Keadaan Tak Terduga

 

Mungkin tak banyak masyarakat yang tahu apa sih investasi online berbasis P2P Lending itu. Gampangnya begini saja, ketika Anda memiliki uang namun ingin menggunakan uang tersebut ke dalam suatu bentuk investasi maka salah satunya bisa melalui P2P Lending.

Di P2P Lending, Anda bisa meminjamkan sejumlah uang yang dimiliki kepada orang yang membutuhkan. Orang yang membutuhkan ini merupakan individu yang memiliki usaha dalam bentuk UMKM dan tentu saja dari hasil pinjaman tersebut akan digunakan sebagai modal untuk menjalankan usahanya.

Ketika kita hendak melakukan investasi online berbasis P2P Lending, sebaiknya perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  1. Lembaga tersebut memiliki badan hukum yang jelas dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
  2. Adanya pemberian keuntungan yang wajar dari lembaga fintech tersebut kepada para lender atau pemberi pinjaman yang telah meminjamkan uang mereka untuk diputar oleh para borrowe atau peminjam dana tersebut.
  3. Sebelum bergabung, ada baiknya Anda mengetahui lebih detail mengenai produk dan bagaimana cara pembagian hasil investasi tersebut.

Salah satu bentuk investasi online berbasis P2P Lending adalah Akseleran dimana Anda bisa berinvestasi dengan nominal pemberian pinjaman yang terjangkau dan tentu saja imbal hasil yang cukup menguntungkan setiap tahunnya dapat Anda peroleh.

Dengan melakukan investasi online sama saja seperti Anda menabung dan sewaktu-waktu dapat dicairkan manakala membutuhkan.

 

Kesimpulan

 

Demikian sedikit ulasan dari saya mengenai pentingnya melakukan investasi online sedini mungkin yang berbasis P2P Lending. Karena kita tidak akan pernah tahu ujian apa yang akan menghampiri hidup ini khususnya berkaitan dengan kondisi ekonomi.

Jadi untuk kalian yang penasaran bagaimana sistem investasi online berbasis P2P Lending, bisa download aplikasi Akseleran di Playstore dan segera daftarkan diri kalian menjadi member. Dapatkan berbagai keuntungan menarik ketika bergabung.

Jadi tunggu apa lagi, yuk daftar sekarang juga!

0 Shares:
1 comment
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *